Dorongan yang kuat, benturan keras dan mesin empat langkah merupakan teori pada MotoGP yang menjadikan Marquez, Pedosa dan Lorenzo mengalami cidera bahu.

Seperti yang kita ketahui, pada awal musim ini, Lorenzo dan Pedrosa telah mengalami cidera tulang selangka yang memaksa mereka absent di beberapa race. Bergitupun pada balap terakhir di Silverstone kemaren, Marquez juga mengalami pergeseran bahu. Hanya saja dia tidak membutuhkan operasi bahu.

Ketiga pembalap pemimpin klasmen sementara itu sama- sama memakai wearpack Alpinestars dengan teknologi yang sudah teruji dan menggunakan air bag.

“ Aku pikir Aplinestars telah bekerja dengan baik. Setiap kali kami memilik beberapa masalah, mereka sangat cepat melakukan perbaikan,” ujar Lorenzo seperti yang dikutip Crash. “ Jenis benturan yang kami alami di MotoGP sangat kuat, jadi kami terus berusaha kedepannya untuk menghindari cidera tulang selangka dan cidera lain dari hal ini”, tambahnya.

Sementara, menaggapi hal ini, Marquez juga mengungkapkan bahwa cidera sangat mungkin terjadi di MotoGP.

“ Bagi ku, cidera bahu karena kami berkendara sangat cepat dan dorongan yg kuat,” ucap Marquez, yang tetep ikut race setelah mengalami crash pada saat WU Silverstone.

“ Sedikit berbeda denganku (crash Lorenzo dan Pedrosa pada awal musim), aku kira bukan karena airbag alasannya. Dengan atau tanpa airbag, kadang kami harus cidera karena berkendara sangat cepat. Tetapi menurutku, airbag bekerja dengan baik”.

Begitupun rekan seteam Marquez, Pedrosa setuju dengan pendapat itu. Beralihnya kapasitas mesin yang dipakai, berbeda pula jenis cidera yang dialami rider MotoGP.

“Pendapatku, Alpinestars telah melakukan pekerjaan yang bagus dengan mengembangkan sistem modern airbag. Mencoba material baru dan mengetesnya. Aku pikir cidera bahu lebih terkait dengan tipe motor yang kita gunakan”, ucap Pedrosa.

“ Kalau dulu kita lebih sering cidera kaki atau tangan, maka sekarang dengan mesin 4 tak lebih pada cidera bahu. Dan perlu kita ingat, airbag merupakan teknologi baru yang belum mempunyai history yang panjang, tetapi pasti akan berkembang kedepannya”, tambah Pedrosa.