Bintangmotor.com – Untuk melakukan servis motor terdapat dua cara untuk mengetahui waktu yang tepat.

Pertama adalah dari jarak tempuh yang telah ditentukan oleh pabrik untuk servis motor.

Jika dari jarak tempuh, motor dianjurkan mengganti oli bila sudah menempuh jarak 4000 km sesuai dengan anjuran pabrik.

Tetapi ukuran jarak 4000 km adalah saat kondisi jalan lancar, jika melakukan rute perjalanan melalui jalur macet maka diperpendek menjadi 2000 km langsung dianjurkan mengganti oli.

Jalanan yang macet mengakibatkan kerja mesin menjadi lebih berat, sehingga oleh pabrik dianjurkan untuk memperpendek jarak penggantian olinya.

Kedua adalah dengan jam kerja mesin (Engine Hour) yang dianjurkan oleh pabrik untuk melakukan servis.

Biasanya pabrik yang menggunakan Engine Hour akan menyarankan ganti oli jika sudah 10-50 jam motor dipakai.

Untuk Engine Hour sendiri bisanya terletak pada speedometer. Namun tidak semua motor dilengkapi dengan Engine Hour.

Sebagai contoh, untuk motor Can-Am Ryker melakukan ganti oli di 50 Engine Hour. Sedangkan untuk motor KTM Enduro penggantian oli di 10 Engine Hour.

Motor yang memiliki Engine Hour memang mempermudah kita untuk mengetahui waktu yang tepat ketika mengganti oli, karena tidak berpengaruh ketika jalanan macet ataupun lancar.

Namun sangat disayangkan, tidak semua motor memiliki indikator Engine Hour di speedometer.

Jika motor anda memiliki indikator Engine Hour di speedometer, jangan lupa untuk diperhatikan waktu mengganti oli nya. Jangan sampai indikator Engine Hour hanya dikira variasi motor saja.