Race MotoGP ke 16 yang di gelar di Circuit Phillip Island digadang- gadang akan memunculkan nama baru World Champions MotoGP musim 2013, akan tetapi sepertinya nasib berkata lain. Marc Marquez yang berpeluang menjadi juara dunia tahun ini di ganjar black flag yang mengharuskannya didiskualifikasi di circuit kebanggaan negeri Kanguru itu.

Balap yang dipangkas dari 27 lap menjadi 19 lap dan berbagai aturan baru membuat team Marc Marquez salah mengartikan aturan tersebut dan membuat kesalahan pada strategi penggantian motor ke 2. Dimana seharusnya semua rider harus mengganti motor pada akhir lap ke 9 atau 10, Marquez baru masuk pit pada akhir lap 11.

Sempat bingung melihat bendera hitam di kibarkan di sanding angka 93, mau tak mau doi harus masuk garasi untuk menyudahi race yang masih berlangsung.

“ Ketika aku melihat bendera hitam dan 93, itu sangat sulit untuk di mengerti” ucap Marquez di kutip crash.

Kesalahan ini ternyata bukan dari Marquez, tetapi dari teamnya. Seperti yang di sampaikan oleh Honda.

“”Tim membuat kesalahan, pemahaman [Marquez] mampu menyelesaikan sepuluh [penuh] lap dan kembali sebelum menyelesaikan lap ke sebelas. Selain itu, papan pitboard Marquez ternyata terlambat 1 lap.”

Dengan diskualifikasi ini, jarak poin Marquez dengan Lorenzo semakin kecil. Sebelum race Phillip Island selisih poin mereka 43 kini menjadi 18 poin saja. Ditanya perihal keyakinan dia akan jadi juara dunia musim ini, sambil tersenyum doi menjawab, “ Seperti yang ku katakan pada hari Kamis, Kejuaraan ini sangat panjang. Hari ini telah terjadi, dan mungkin di Motegi lain lagi. Aku tahu, kami bekerja dengan benar. Aku merasa baik di atas motor, aku bisa berjuang untuk podium dan kemenangan hari ini.”

Meski black flag ini cukup membuat kecewa Marquez dan team, namun ia tidak mau terlarut dan segera melupakannya.

” Lagi pula itu sudah terjadi, kami belajar dari situ. Sekarang, kami akan melupakannya dan fokus untuk Motegi”.