Pentingnya Mengganti Filter Udara Motor

Bintangmotor.com – Filter udara motor memiliki fungsi untuk menyaring udara kotor agar tidak masuk ke system injeksi atau karburator dan memastikan ruang bakar agar tetap bersih.

Jika filter udara tersebut kotor, maka secara langsung udara yang akan masuk ke ruang bakar menjadi berkurang. Dan motor akan menjadi lemot tarikannya karena pembakarannya kurang sempurna.

Lalu, kapan sebenarnya filter udara pada motor harus dilakukan penggantian?

Sebenarnya tergantung dari jenis filter udara yang digunakan pada motor. Ada 2 jenis filter udara yang digunakan pada motor, yaitu filter udara kering dan basah.

Bisanya filter udara kering digunakan oleh motor-motor jaman sekarang. Untuk filter udara tipe basah bisa dicuci dan masa pakainya lebih lama.

Kalau tipe filter udara kering modelnya seperti busa dan bisa dipakai sampai 16.000 km dengan catatan permukaan busa tidak bolong-bolong. Kalau sudah bolong-bolong harus segera diganti.

Tapi kalau filter udara kering berbahan seperti kertas yang lumrah digunakan motor sekarang itu maksimal hanya 8.000 sampai 10.000 km sudah harus diganti.

Namun, disarankan juga untuk mengganti filter udara berdasarkan bulan, jika selama servis filter udara masih bersih, penggunaan maksimal 6 bulan dan sudah harus ganti.

Tapi kalau sudah terlihat kotor coba dibersihkan dulu. Membersihkan filter udara harus berhati-hati, karena ada filter udara motor yang tidak boleh disemprot dengan air compressor.

Filter udara rawan bolong, kalau sudah bolong otomatis sudah tidak bisa menyaring udara lagi.