Marc Marquez juara MotoGP Jerman untuk kali keempat secara beruntun. (REUTERS/Hannibal Hanschke)

Jakarta, CNN Indonesia — Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merebut gelar juara GP Jerman untuk keempat kali secara beruntun. Di Sirkuit Sachsenring, Minggu (17/7), pebalap Jerman itu menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 47 menit 3,239 detik.

Pebalap LCR Honda Cal Crutchlow berada di tempat kedua dan meraih podium pertamanya musim ini, sementara pebalap Ducati Andrea Dovizioso sukses menyalip Scott Redding di putaran terakhir untuk mengambil alih podium tiga.

Keberhasilan Marquez ini berbarengan dengan terpuruknya duo Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, yang salah mengambil strategi penggantian ban. Rossi finis di urutan kedelapan sementara Lorenzo di tempat ke-15.

Hasil GP Jerman membuat Marquez kini dengan nyaman duduk di puncak klasemen dengan 170 poin. Sementara itu, Lorenzo yang hanya mendapatkan satu poin terpaut 48 poin di posisi kedua.

Strategi Cerdas Honda

Balapan dimulai di bawah hujan yang mereda sehingga para pebalap harus menggunakan ban tipe basah sejak awal balapan. Pada saat inilah para pengendara Ducati unjuk gigi.

Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci sukses menyalip Marquez dan Rossi untuk mengambil alih posisi pertama dan kedua. Hal ini berlangsung hingga putaran ke-11 ketika Petrucci tergelincir karena kehilangan kendali ban depan di tikungan ke-7.

Sejak putaran ke-16, lintasan kemudian mulai mengering sehingga para pebalap harus memutuskan akan mengganti ban atau tidak ke jenis intermediate.

Di putaran ke-18, Marquez kemudian mengambil pertaruhan berani dengan strategi balapan flag-to-flag, atau mengganti ban tipe basah ke tipe normal tanpa menggunakan intermediate.

Sementara itu Rossi dan Dovizioso yang memimpin balapan, baru mengganti ban mereka pada putaran ke-24. Mereka bertaruh dengan ban lunak tipe basah untuk mencatatkan keunggulan dari Marquez.

Pada akhirnya keputusan Marquez lah yang terbukti jitu. Semenjak putaran ke-26, Marquez bisa mengambil alih posisi pertama dan kemudian melaju pesat meninggalkan para pebalap yang memilih ban intermediate.

Crutchlow yang menggunakan strategi flag-to-flag pun mendapatkan keuntungan yang sama. Di putaran-putaran akhir ia sukses menyalip Dovizioso dan Scott Redding untuk menduduki tempat kedua.

1.    Marc Marquez    ESP Repsol Honda Team (RC213V) 47m 3.239s
2.    Cal Crutchlow    GBR LCR Honda (RC213V) 47m 13.096s
3.    Andrea Dovizioso    ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 47m 14.852s
4.    Scott Redding    GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 47m 15.231s
5.    Andrea Iannone    ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 47m 25.994s
6.    Dani Pedrosa    ESP Repsol Honda Team (RC213V) 47m 29.159s
7.    Jack Miller    AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 47m 29.282s
8.    Valentino Rossi    ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 47m 29.688s
9.    Hector Barbera    ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 47m 29.853s
10.    Alvaro Bautista    ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 47m 34.513s
11.    Eugene Laverty    IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 47m 44.447s
12.    Maverick Viñales    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 47m 45.397s
13.    Bradley Smith    GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 48m 6.368s
14.    Aleix Espargaro    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 48m 9.330s
15.    Jorge Lorenzo    ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 48m 20.933s
16.    Tito Rabat    ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* +1 lap
17.    Loris Baz    FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) +2 laps
18.    Yonny Hernandez    COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) +3 laps
Pol Espargaro    ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) DNF
Danilo Petrucci    ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) DNF (vws)

(sumber:CNNIndonesia)