Bintangmotor.com Memiliki motor keluaran terbaru merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap orang. Tetapi, untuk mendapatkan unit Honda PCX, ternyata pembeli harus inden beberapa saat untuk mendapatkan motor terbaru ini.

Inden sendiri adalah proses pembeliaan barang dengan cara memesan dan membayar uang pemesanan terlebih dahulu. Ada beberapa penyebab yang membuat pembeli motor Honda PCX ini harus menunggu yang lumayan lama.

Inden Honda PCX masih menjadi persoalan yang harus di selesaikan oleh AHM karena banyak konsumen yang minat namun kecewa karena inden.

Salah satu penyebab inden Honda PCX adalah dikarenakan kapasitas produksi yang terbatas dan permintaan lebih tinggi dari unit yang tersedia.

Adapun juga alasan lainya yaitu karena faktor dealer. Kuota yang dibagi setiap masing-masing dealer memiliki jumlah yang berbeda-beda.

Pilihan warna yang digemari para pembeli juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lamanya proses inden. Bukan hanya hal itu saja yang menjadi penyebab lamanya inden Honda PCX tetapi ada lagi yang mejadi penyebab.

Yaitu Motor CBU dan import yang umumnya memiliki waktu inden yang cukup lama karena adanya berbagai faktor yang harus dipenuhi.

Faktor tersebut ada bermacam- macam diantaranya seperti bea cukai, jadwal pengiriman serta kelengkapan dokumen. Umumnya, proses inden itu memerlukan waktu yang bervariasi.

Saat ini para peminat Honda PCX harus bersabar dan menunggu karena perlu inden terlebih dahulu jika ingin memiliki motor yang elegan ini.

Thomas Wijaya Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) berkata “Sekarang calon konsumen (PCX) inden bisa satu sampai dua bulan”.

Menurut Thomas faktor yang menyebabkan inden karena permintaan terhadap Honda PCX semakin besar.

Untuk mengatasi hal tersebut AHM akan meningkatkan kapasitas produksi PCX “kami terus tingkatkan kapasitas produksi PCX yang dulu per bulanya sekitar 15 ribu unit dan sejak Juli-Agustus kami tingkatkan menjadi 18 ribu unit” lanjut Thomas.

Dengan ditingkatkanya jumlah produksi Honda PCX, AHM berharap rantai distribusi kembali lancar dan konsumen tidak perlu menunggu lama untuk meminang motor elegan yang menjadi idamanya ini. “Kami harapkan di kuartal satu 2019 nanti bisa normal kembali” kata Thomas.