Facebook Dealer Motor Honda Bintang Motor
Instagram Dealer Motor Honda Bintang Motor
Whatsappp Dealer Motor Honda Bintang Motor
Youtube Dealer Motor Honda Bintang Motor
Tiktok Dealer Motor Honda Bintang Motor
Pusat Bantuan Pelanggan Dealer Resmi Motor Honda Bintang Motor

RPM Motor Honda Naik Tapi Motor Tidak Langsung Jalan? Ini Penyebabnya!

Sabtu, 28 Februari 2026

RPM Motor Honda yang meninggi saat gas ditarik namun tidak dibarengi dengan pergerakan roda yang responsif sering kali membuat pengendara merasa was-was. Fenomena ini biasanya dikenal dengan istilah “slip transmisi” atau mesin yang hanya “menggerung” tanpa tenaga. Di Bintang Motor, kami sering menemui keluhan ini terutama pada tipe motor matic (skutik) yang sudah menempuh kilometer cukup tinggi. Kondisi ini tentu sangat mengganggu, terutama saat Anda butuh akselerasi cepat untuk mendahului kendaraan lain atau ketika sedang berada di tanjakan.

Penyebab utama dari masalah ini umumnya terletak pada sistem penyaluran tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika komponen di dalam bak CVT (Continuously Variable Transmission) tidak bekerja secara maksimal, maka tenaga mesin hanya akan tertahan di putaran mesin tinggi tanpa tersalurkan ke roda.

Mengapa Tenaga Motor Terasa Tertahan Saat Gas Ditarik?

Ada beberapa komponen teknis yang perlu diperiksa jika motor Anda mengalami gejala RPM tinggi namun tarikan lemot. Teknisi ahli di Bintang Motor merangkum beberapa penyebab paling umum berikut ini:

1. Kampas Ganda (Centrifugal Clutch) Sudah Aus

Kampas ganda berfungsi untuk mencengkeram rumah kopling (clutch bell) agar roda belakang berputar. Jika kampas ini sudah tipis atau aus, daya cengkeramnya berkurang sehingga terjadi slip. Akibatnya, mesin berputar cepat (RPM naik), tetapi motor baru mulai jalan setelah putaran mesin sangat tinggi.

2. Rumah Kopling yang Kotor atau Licin

Debu sisa gesekan atau kebocoran oli di dalam bak CVT dapat membuat permukaan rumah kopling menjadi licin. Hal ini menyebabkan kampas ganda tidak bisa “menggigit” dengan sempurna, sehingga timbul gejala gredek atau tenaga tertahan di awal tarikan.

3. V-Belt yang Sudah Mulai Longgar atau Retak

V-belt adalah penghubung utama antara puli depan dan puli belakang. Jika kondisinya sudah tidak prima, transmisi tenaga tidak akan efisien, yang memicu kenaikan RPM tanpa disertai distribusi kecepatan yang sepadan.

Solusi Perawatan di AHASS Bintang Motor

Menangani masalah transmisi tidak boleh sembarangan karena menyangkut keselamatan berkendara. Berikut adalah langkah yang kami lakukan di Bintang Motor untuk mengatasinya:

  • Servis CVT Rutin: Kami menyarankan pembersihan area CVT setiap 8.000 km untuk membuang debu dan kotoran yang memicu slip.
  • Penggantian Part Orisinal Honda: Jika kampas ganda atau V-belt sudah mencapai batas usia pakai, selalu gunakan suku cadang asli Honda (Astra Honda Genuine Parts) agar performa kembali seperti baru.
  • Pemberian Grease (Gemuk) Khusus: Pelumasan ulang pada bagian moving parts di dalam CVT sangat krusial untuk memastikan pergerakan puli tetap lancar dan responsif.
Instagram Icon

Valentine bukan cuma soal cokelat & bunga 🌹


Dapatkan Motor Honda Impianmu di Dealer Bintang Motor

Daftar Harga Terbaru | Lokasi Dealer Bintang Motor | Motor Honda Terbaru

Kunjungi dealer resmi berikut:

📞 Hubungi sekarang: 085883505093 untuk pemesanan atau informasi lebih lanjut.

Baca Juga : Honda PCX160 warna Phenomenal Blue tipe ABS tampil premium di dealer Bintang Motor

Hubungi Kami!
WhatsApp
Simulasi & Pengajuan
Tutup
*Harga OTR Jakarta, dapat berubah sewaktu-waktu. Spesifikasi dapat berbeda tergantung tipe.
DP
Rp -
Cicilan
Rp -
Perbandingan Spesifikasi Motor
Tutup
Gambar Motor 1
Pilih Motor
Rp -
Kelebihan
    Kekurangan
      Gambar Motor 2
      Pilih Motor
      Rp -
      Kelebihan
        Kekurangan
          *Harga OTR Jakarta, dapat berubah sewaktu-waktu. Spesifikasi dapat berbeda tergantung tipe.