Bintangmotor – Kabar bahagia untuk para pecinta motor retro dari Honda. Dalam rangka merayakan hari jadi Super Cub ke-50 tahun, Honda Super Cub kembali di produksi dengan tampang yang lebih kekinian. Motor legendaris tersebut akan lakukan debut pertamanya di ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2017.

Dikutip dari DetikOto (21/10) Motor retro dari Honda langsung diproduksi di Jepang dengan memanfaatkan fasilitas produksi di Kumamoto. Oleh karena itu, beberapa perbedaan sangat terlihat.

Honda mengumumkan all-new Super Cub 50 dan Super Cub 110  bahwa produksi sepeda motor Honda Super Cub kumulatif di seluruh dunia 1 bulan ini telah mencapai tonggak 100 juta unit, dan mengadakan upacara peringatan di Pabrik Kumamoto, Jepang.

Honda Super Cub yang populer di kalangan pelanggan untuk keperluan bisnis dan pribadi, dan Super Cub 50 Pro dan Super Cub 110 Pro, dilengkapi dengan keranjang depan dan belakang yang besar sebagai fitur standar.

Pada bagian depannya, telah tersemat lampu LED sehingga pencahayaan menjadi lebih terang. Secara bersamaan, goresan pada tubuh sampingnya yang mengalir lembut sampai fender belakang telah berubah. Namun meski seperti itu, tampilan dan jiwanya tak berubah.

Selain itu, Super Cub kali ini diklaim lebih tangguh dengan mesin minim gesekan. Saringan olinya sudah mengalami perubahan yang kini berbarengan dengan pembuangan oli .

Selain itu, bagian bodi sampingnya juga menjadi lebih mudah dibuka sehingga memudahkan perawatan dan pemeriksaan bagian elektroniknya.

Pada bagian dapur pacunya, motor retro tersebut telah menggunakan PGM-FI Honda, dalam artian sudah sistem injeksi.

Tenaganya pun telah disalurkan ke roda belakang melalui transmisi empat percepatan, sementara perangkat rem nya masih menandalkan teromol di kedua roda.

Super Cub dibuat dalam dua tipe yakni yang biasa dan Pro. Kapasitas mesin yang ditawarkan juga terdapat dua macam yakni 50 cc dan 110 cc.

Super Cub 50 memakai mesin yang mampu menghasilkan tenaga 3,7 daya kuda dan torsi 3,8 Newton meter (Nm). Sedangkan Super Cub 110 mampu menghasilkan tenaga 8 daya kuda dengan torsi 8,5 Nm.

Selain itu, perbedaan antara keduanya juga terdapat pada setang telanjang, keranjang, dan rak belakang serta pelek 14 inci.

Untuk harganya, Super Cub 50 dihargai Rp 27.785.600. Sedangkan untuk Super Cub 50 Pro dihargai Rp 30.371.200. Pada Super Cub 110, Honda membanderolnya dengan harga Rp 32.956.800 sedangkan pada varian Pro-nya Rp 35.542.400.

Kehadiran motor legendaris ini termasuk istimewa untuk Honda. Karena, Super Cub yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1958 sebagai SC100, sampai di 2005 ia telah menembus angka produksi 50 juta unit. Jumlah itu meningkat dua kali lipat menjadi 100 juta hanya dalam 12 tahun.

Oleh karena pencapaian tersebut, model ini dinobatkan sebagai motor yang paling banyak diproduksi di dunia.