Bintangmotor.com – Ban tubeless atau ban biasa pada umumnya merupakan salah satu komponen terpenting dalam sepada motor, yang tentunya harus selalu diperhatikan kondisinya. Karena jika kondisi ban tidak sehat atau prima, kenyamanan berkendara pun akan terganggu.

Sebagai salah satu komponen terpenting dalam sebuah motor, ban memiliki peran penting bagi sebuah kendaraan. Tanpa adanya ban, motor sekeren apapun atau semahal apapun tidak akan berguna jika tidak dilengkapi dengan ban. Ban sebagai perpanjangan tangan dari motor merupakan sebuah part yang tidak boleh diremehkan.

Banyak sekali jenis ban yang beredar di pasaran, ada yang khusus untuk cornering, ada yang untuk berkendara di musim hujan, bahkan ada juga untuk offroad.

Namun, secara garis besar atau umumnya ban dibagi menjadi 2 jenis, yaitu ban biasa dan ban tubeless. Apakah terdapat perbedaan diantara keduanya? Yuk simak penjelasan berikut ini.

 

Perbedaan Ban Tubeless dengan ban biasa

  1. Ban tubeless

Jaman sekarang sepeda motor biasanya banyak yang sudah menggunakan ban tubeless. Terlebih motor sport yang ukurannya lebih besar disbanding motor matic dan bebek. Bedanya ban tubeless tidak memiliki ban dalam. Dalam proses pembuatannya ban tubeless dirancang untuk menahan angin di dalamnya.

Ban tubeless mampu menahan udara di dalamnya kurang lebih 1 tahun. Ban tubeless juga lebih tahan dari yang namanya bocor, karena secara komponen lebih kuat.

  1. Ban biasa (tube type)

Ban ini adalah ban yang menggunakan ban dalam (tube). Dan paling sering ditemui di jalanan, ban ini bisa digunakan di semua jenis velg. Kelebihan dari ban ini adalah harganya yang lebih murah disbanding ban tubeless. Namun ban ini sangat rentan mengalami kebocoran, apalagi jika ban luar sudah mulai menipis. Jika anda menggunakan jenis ban ini, anda harus rajin-rajin mengontrol tekanan angin, karena ban ini tidak seperti ban tubeless yang mampu mengontrol udara di dalam ban tersebut.