Bintangmotor- Brosis Puput Budiarto sejak tebus Honda CBR250RR, kian terobsesi menyulap tampilan tunggangan barunya itu, jadi kayak moge sejati yang anti lebay.

Dikutip dari Motorplus-online.com (04/04) Hasrat setelah membeli Honda CBR250RR itu langsung direspon oleh mekaniknya, yakni Yusa Firdaus dari bengkel 902 Garage, atau sering juga disebut Gado-Gado Tapak Lebar.

Yusa kemudian berfikir keras, bagaimana menyulap CBR250RR ini jadi kayak moge, tapi tidak lebay.

Sebab, Puput wanti-wanti agar tampilan keseluruhannya tidak terkesan norak. Nah, apa konsep yang diterapkan Yusa di motor Puput Budiarto ini?

Untuk mengimbangi kedua suspensi yang sudah besar, pelek juga ikut diganti gede. Karena sang pemilik motor ogah tanggung, ia mangut-mangut ketika disodorkan pelek Marchesini berkelir gold untuk Yamaha R6. “Pelek ini ukuran belakangnya 5,5×17”, depan 3,5×17”. Cocok banget disandingkan dengan arm R1 dan USD GSX 600. Bannya pakai ukuran 190/55-17 di bagian belakang, dan 120/70-17 di depan,” cuap mekanik serba bisa ini.
Walau sudah mengusung sok depan upside down dari pabrikannya, Yusa menggantinya pakai milik Suzuki GSX 600 BPF. Alasannya, karena dimensinya lebih gede, sehingga aura moge akan lebih mencuat Sok USD ini ditebus satu set dengan segitiganya. “Kalau masih mempertahankan USD bawaan motor, terlihat timpang atau gak cocok dengan kaki belakang yang sudah gede,” jelas Yusa.
Di sektor bodi, tidak ada ubahan yang drastis. Karena body CBR250RR dianggap sudah keren dari sononya. Hanya saja agar aura mogenya lebih mencuat, permainan painting pun dilakoni.“Bodi dikasih warna gold magnesium matte. Ini membuat tampilan motor jadi terlihat kalem, namun sangar kayak moge. Soalnya, yang punya gak mau terlalu mencolok. Doi suka yang kalem-kalem, tapi menghanyutkan,” tutup Yusa. Wew..

Gimana Brosis tampilan modifikasi Honda CBR250RR, semoga menjadi inspirasi untuk pencinta modifikasi nih